Tari seni budaya

Alasan Orang Betah Untuk Tinggal di Solo

Solo, sebuah kota kecil yang kini semakin populer karna presiden ke-7 Indonesia berasal dari kota ini. Jauh sebelum pemilu 2014, Solo memang sudah sering dibicarakan orang. Untuk mereka yang tinggal di luar kota, Solo adalah tujuan yang asik untuk traveling. Terutama untuk mereka yang menyukai wisata sejarah dan budaya. Ada banyak sekali event budaya yang sering diadakan di Solo dan biasanya event tersebut adalah unik dan tidak dimiliki kota lain

Mereka yang pernah berkunjung ke Solo banyak yang mengaku nyaman dengan suasana yang ada di Solo. Jika ada kesempatan untuk berkunjung lagi, mereka pasti tak akan melewatkannya. Suasana di Solo sendiri tidak jauh berbeda dengan Jogja. Masyarakatnya cenderung lebih “santai” dengan bahasa Jawa-nya yang medok. Meski kini kota Solo terus digempur arus modernisasi dengan semakin banyaknya gedung hotel dan mall, suasana Jawa yang ada di Solo tak akan pernah luntur. Dan itu merupakan aset paling berharga yang dimiliki Solo.

Ada berapa alasan kenapa banyak orang yang betah tinggal di Solo :

  • Biaya hidup relatif murah

nasi-liwet_yukpegicom

Salah satu hal paling masuk akal yang menjadi alasan kenapa banyak orang yang betah tinggal di Solo adalah karna biaya hidup yang cenderung lebih murah. Fyi, UMR kota Solo berada pada kisaran 1.300.000-an yang mendandakan bahwa biaya hidup di Solo memang tidak terlalu tinggi. Cukupkah uang segitu untuk hidup sebulan? Kalau status kita masih single, maka itu sudah cukup. Sebagai gambaran, harga kos dengan fitur standard di Solo berada pada kisaran 300  s/d 400 ribu. Jika lokasinya jauh dari lingkungan kampus mungkin bisa lebih murah. Bagaimana dengan biaya makan?. Untuk menu standard warteg, sekali makan paling habis 7 s/d 8 ribu. Enggak mahal kan?

  • Kotanya tidak semrawut

nasi-liwet_yukpegicom

Untuk urusan tata kota, terutama dalam hal penataan pedagang kaki lima, kota Solo boleh dijadikan contoh. Sekitar 1 hingga 3 tahun lalu, kita masih bisa melihat para pedagang kaki lima berjubel di pinggiran jalan dan memenuhi jalan. Contohnya adalah di kawasan pasar klitikan Banjarsari sebelah utara Pasar Legi. Dulu, kita masih bisa melihat para pedagang menggelar dagangan di pinggir jalan dan menimbulkan kesan semrawut. Pemandangan itu kini sudah tak ada lagi. Kemana mereka? Pemkot Solo memfasilitasi para pedagang dengan sebuah pasar yang lokasinya tidak jauh dari lokasi mereka biasa menggelar dagangan. Para pedagang kini menempati los-los yang ada di pasar. Tidak cuma di pasar klitikan Banjarsari, banyak pasar baru yang dibangun oleh pemkot demi mewujudkan tata kota yang rapi

  • Punya banyak wisata kuliner

nasi-liwet_yukpegicom

Punya banyak wisata kuliner. Untuk yang hobby kuliner, Solo juga menjadi tempat yang cukup menarik. Kota ini punya banyak sekali kuliner yang bisa dicoba antara lain timlo, selat solo hingga nasi liwet. Khusus untuk nasi liwet, kita bisa dengan mudah mendapatkannya pada malam hari saat sedang kelaparan. Biasanya, para pedagang nasi liwet akan menggelar dagangannya pada malam hari di emperan toko saat toko yang bersangkutan sudah tutup. Kelaparan malam hari bukanlah masalah yang serius saat sedang di Solo

  • Tongkrongan Malam di Kota Solo

nasi-liwet_yukpegicom

Kalau kamu sedang ada di Solo dan kalau malam bingung mau ngaain, kamu bisa pergi ke Pasar Malam GALABO (Gladag Langen Bogan) yang ada di jalan Mayor Sunaryo. Pasar ini buka dari jam 5 sore – 5 pagi, sedangkan siangnya lokasi pasar dipakai sebagai jalan raya. Menariknya, Pasar GALABO juga dilengkapi akses wifi gratis dan live music lhoo!! Kalau pas malam minggu, kamu bisa menuju ke Jalan Diponegoro dan mengunjung Pasar Malam Ngarsopuro. Di pasar malam ini, aneka kuliner, kerajinan tangan sampai pertunjukan dari berbagai komunitas anak muda bisa kamu lihat.

  • Pusat Pasar Grosiran

nasi-liwet_yukpegicom

Pusat Grosir Solo merupakan pusat perbelanjaan (trade center) yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan dan keamanan baik kepada pedagang maupun kepada para pengunjungnya. Pusat Perbelanjaan ini melayani kebutuhan fashion bagi pembeli dalam jumlah grosir maupun eceran. Selain pusat perdagangan, Pusat Grosir Solo juga menjadi tujuan utama bagi para wisatawan ketika mereka mencari oleh-oleh batik, saat berkunjung ke Kota Solo.

Pusat Grosir Solo mempunyai letak yang sangat strategis di Pusat Kota. Terletak di kawasan Gladag yang merupakan pusat pariwisata Kota Solo yang dekat dengan Obyek wisata seperti Keraton Kasunanan Surakarta maupun Kraton Mangkunegaran. Selain itu, Pusat Grosir Solo juga menjadi perhentian bagi sarana transportasi wisata khas kota Solo seperti Kereta Api Uap jaladara, Bus Tingkat Werkudara dan Kereta Kencana. Hal-hal tersebut membuat Pusat Grosir Solo selalu ramai dengan pengunjung yang bisa mencapai angka 10.000 orang perhari dan meningkat menjadi 20.000 orang perhari di hari libur.

Sesuai dengan Tag Line-nya “Paling Laris… Paling Lengkap… Paling Nyaman…” Pusat Grosir Solo selalu mengupayakan ketiga hal tersebut kepada para pedagang dan pengunjungnya melalui management pengelolaan gedung yang profesional dan berbagai strategi marketing communication yang uptodate, menjadikan Pusat Grosir Solo beserta para pedagang yang tergabung di dalamnya menjadi pemimpin pasar perdagangan di Kota Solo.