Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui penerapan standar akuntansi keuangan berbasis International Financial Reporting Standard (IFRS) menemui sejumlah tantangan.

Hasil quick review OJK atas laporan keuangan tengah tahunan emiten masih memperlihatkan pemahaman para pelaku pasar terhadap standar akuntansi berbasis IFRS masih harus ditingkatkan.

“Jadi proses transformasi pelaporan keuangan tidaklah mudah. Maka dari itu sejumlah tantangan yang masih perlu dan akan dilalui oleh pihak OJK,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad saat acara internasional Seminar Dynamics 2013 and beyond impacat to Indonesia di hotel JW Marriot, Jakarta, Rabu (6/3/2013)